Laporan Wartawan PosKupang.com Hermina Pello

TRIBUN-VIDEO.COM, KUPANG - Para pendemo masalah PIP yang ingin masuk ke dalam gedung DPRD Kota Kupang, Rabu (11/1/2017), dihalau aparat Polisi dan SatPol PP.

Namun mereka terus memaksa untuk masuk ke dalam ruangan karena mereka merasa pertemuan tersebut terlalu lama.


Salah satu anggota DPRD Kota Kupang, Melki Balle yang ingin berbicara dengan para pemdemo mendapat sorakan dari pendemo sehingga akhirnya dia meninggalkan para pendemo yang berada di teras DPRD Kota Kupang.


Salah satu pendemo yang dengan pengeras suara teus melakukan orasi. Setiap kali selesai berorasi, suara ibu-ibu yang paling banyak terdengar. Di sela-sela demo, ada juga yang mengatakan sudah lapar karena sudah waktunya makan siang.

"Tenang-tenang, kita tunggu hasil dari pertemuan itu. Saya juga ingin agar beasiswa ini dicairkan, kita berjuang bersama," ujar salah satu pendemo.

Namun ibu-ibu terus menerus menerikan berbagai kalimat diantaranya segera cairkan beasiswa itu, anggota dewan jangan hanya diam, copot kepala sekolah yang tidak mau berikan rekomendasi dan masih banyak kalimat yang dilontarkan. (*)

" />

Laporan Wartawan PosKupang.com Hermina Pello

TRIBUN-VIDEO.COM, KUPANG - Para pendemo masalah PIP yang ingin masuk ke dalam gedung DPRD Kota Kupang, Rabu (11/1/2017), dihalau aparat Polisi dan SatPol PP.

Namun mereka terus memaksa untuk masuk ke dalam ruangan karena mereka merasa pertemuan tersebut terlalu lama.


Salah satu anggota DPRD Kota Kupang, Melki Balle yang ingin berbicara dengan para pemdemo mendapat sorakan dari pendemo sehingga akhirnya dia meninggalkan para pendemo yang berada di teras DPRD Kota Kupang.


Salah satu pendemo yang dengan pengeras suara teus melakukan orasi. Setiap kali selesai berorasi, suara ibu-ibu yang paling banyak terdengar. Di sela-sela demo, ada juga yang mengatakan sudah lapar karena sudah waktunya makan siang.

"Tenang-tenang, kita tunggu hasil dari pertemuan itu. Saya juga ingin agar beasiswa ini dicairkan, kita berjuang bersama," ujar salah satu pendemo.

Namun ibu-ibu terus menerus menerikan berbagai kalimat diantaranya segera cairkan beasiswa itu, anggota dewan jangan hanya diam, copot kepala sekolah yang tidak mau berikan rekomendasi dan masih banyak kalimat yang dilontarkan. (*)

" />

Laporan Wartawan PosKupang.com Hermina Pello

TRIBUN-VIDEO.COM, KUPANG - Para pendemo masalah PIP yang ingin masuk ke dalam gedung DPRD Kota Kupang, Rabu (11/1/2017), dihalau aparat Polisi dan SatPol PP.

Namun mereka terus memaksa untuk masuk ke dalam ruangan karena mereka merasa pertemuan tersebut terlalu lama.


Salah satu anggota DPRD Kota Kupang, Melki Balle yang ingin berbicara dengan para pemdemo mendapat sorakan dari pendemo sehingga akhirnya dia meninggalkan para pendemo yang berada di teras DPRD Kota Kupang.


Salah satu pendemo yang dengan pengeras suara teus melakukan orasi. Setiap kali selesai berorasi, suara ibu-ibu yang paling banyak terdengar. Di sela-sela demo, ada juga yang mengatakan sudah lapar karena sudah waktunya makan siang.

"Tenang-tenang, kita tunggu hasil dari pertemuan itu. Saya juga ingin agar beasiswa ini dicairkan, kita berjuang bersama," ujar salah satu pendemo.

Namun ibu-ibu terus menerus menerikan berbagai kalimat diantaranya segera cairkan beasiswa itu, anggota dewan jangan hanya diam, copot kepala sekolah yang tidak mau berikan rekomendasi dan masih banyak kalimat yang dilontarkan. (*)

" />