Selain itu, Mantan Wakil Direktur Utama PLN itu berharap para fasilitator jual beli digital, bisa membantu pemerintah untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Ia menjelaskan, KUR tahun ini direncanakan bunganya hanya tujuh persen turun dua persen dari tahun lalu dan target pemerintah tahun ini dapat menyalurkan KUR sebanyak Rp 100 triliun.

Oleh sebab itu, Rudiantara sangat berharap pada para fasilitator jual beli digital untuk juga menjadi fasilitator pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) mengakses KUR dari pemerintah.

Dengan sistem digital yang sangat sulit dimanipulasi, pemerintah sangat yakin para fasilitator jual beli digital yang sudah berpengalaman dapat membantu pemerintah dalam menyalurkan KUR, terutama untuk suplai data penerima KUR.

"Potensi merchant, potensi teman-teman di sini, ini sebetulnya merupakan suatu wadah bagi saya untuk satu, penyaluran KUR, Kredit Usaha Rakyat subsidi," kata Rudiantara.

"Tahun lalu sembilan persen bunganya, tahun ini rencanannya mau tujuh persen. Jadi saya minta nanti Bukalapak ini bukan hanya menjadi perantara antara penjual dan pembeli, tetapi juga bagaimana bisa dimanfaatkan untuk menyalurkan kredit subsidi dari pemerintah, untuk usaha-usaha kecil," tutur Rudiantara.

"Ini sangat besar, target kita tahun ini (Rp) 100 triliun lebih kalau bisa, untuk menyalurkan KUR untuk semua masyarakat Indonesia," tambah Rudiantara. (*)

" />

Selain itu, Mantan Wakil Direktur Utama PLN itu berharap para fasilitator jual beli digital, bisa membantu pemerintah untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Ia menjelaskan, KUR tahun ini direncanakan bunganya hanya tujuh persen turun dua persen dari tahun lalu dan target pemerintah tahun ini dapat menyalurkan KUR sebanyak Rp 100 triliun.

Oleh sebab itu, Rudiantara sangat berharap pada para fasilitator jual beli digital untuk juga menjadi fasilitator pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) mengakses KUR dari pemerintah.

Dengan sistem digital yang sangat sulit dimanipulasi, pemerintah sangat yakin para fasilitator jual beli digital yang sudah berpengalaman dapat membantu pemerintah dalam menyalurkan KUR, terutama untuk suplai data penerima KUR.

"Potensi merchant, potensi teman-teman di sini, ini sebetulnya merupakan suatu wadah bagi saya untuk satu, penyaluran KUR, Kredit Usaha Rakyat subsidi," kata Rudiantara.

"Tahun lalu sembilan persen bunganya, tahun ini rencanannya mau tujuh persen. Jadi saya minta nanti Bukalapak ini bukan hanya menjadi perantara antara penjual dan pembeli, tetapi juga bagaimana bisa dimanfaatkan untuk menyalurkan kredit subsidi dari pemerintah, untuk usaha-usaha kecil," tutur Rudiantara.

"Ini sangat besar, target kita tahun ini (Rp) 100 triliun lebih kalau bisa, untuk menyalurkan KUR untuk semua masyarakat Indonesia," tambah Rudiantara. (*)

" />

Selain itu, Mantan Wakil Direktur Utama PLN itu berharap para fasilitator jual beli digital, bisa membantu pemerintah untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Ia menjelaskan, KUR tahun ini direncanakan bunganya hanya tujuh persen turun dua persen dari tahun lalu dan target pemerintah tahun ini dapat menyalurkan KUR sebanyak Rp 100 triliun.

Oleh sebab itu, Rudiantara sangat berharap pada para fasilitator jual beli digital untuk juga menjadi fasilitator pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) mengakses KUR dari pemerintah.

Dengan sistem digital yang sangat sulit dimanipulasi, pemerintah sangat yakin para fasilitator jual beli digital yang sudah berpengalaman dapat membantu pemerintah dalam menyalurkan KUR, terutama untuk suplai data penerima KUR.

"Potensi merchant, potensi teman-teman di sini, ini sebetulnya merupakan suatu wadah bagi saya untuk satu, penyaluran KUR, Kredit Usaha Rakyat subsidi," kata Rudiantara.

"Tahun lalu sembilan persen bunganya, tahun ini rencanannya mau tujuh persen. Jadi saya minta nanti Bukalapak ini bukan hanya menjadi perantara antara penjual dan pembeli, tetapi juga bagaimana bisa dimanfaatkan untuk menyalurkan kredit subsidi dari pemerintah, untuk usaha-usaha kecil," tutur Rudiantara.

"Ini sangat besar, target kita tahun ini (Rp) 100 triliun lebih kalau bisa, untuk menyalurkan KUR untuk semua masyarakat Indonesia," tambah Rudiantara. (*)

" />