Laporan Wartawan Pos-Kupang, com, Hermina Pello

TRIBUN-VIDEO.COM. KUPANG - Penjual ikan yang berjualan ikan segar di Pasar Kuliner Ikan Felaleo semakin sedikit karena sepinya pembeli.

Saat ini hanya tinggal dua penjual ikan saja, tetapi untuk bakar ikan masih cukup banyak sekitar belasan.

Salah satu penjual ikan, ibu Hana yang ditemui di Pasar Ikan Felaleo, Minggu (8/1/2017) mengatakan saat ini hanya tersisa dua penjual ikan dan belasan orang yang memberikan jasa untuk bakar ikan.

"Sampai saat ini banyak yang tidak tahu kalau ini pasar ikan. Tempatnya tersembunyi di bagian dalam. Hanya orang yang sudah tahu saja yang mau datang ke sini, Yang jual ikan dua tiga orang saja kalau bakar masih belasan. Sebelum bangun bagus pasar ramai dengan penjual tapi setelah dibangin malah sepi tapi kami masih tetap bertahan karena kami ada langganan dan tidak mau mengecewakan langganan kami. Awalnya yang jualan di tempat ini sekitar 20an pedagang," ujarnya sambil menambahkan bahwa mereka tidak pernah tolak pedagang ikan dari luar pasir panjang agar tempat itu bisa lebih ramai.

Menurutnya, sudah berulang kali mereka menyampaikan hal ini kepada dewan tapi tidak ada perubahan.

"Kami juga sudah ajak para pedagang ikan di Kelapa Lima untuk masuk ke sini agar lebih ramai tapi mereka beralasan kalau jauh dari tempat mereka.

"Kami minta agar pedagang ikan yang berjualan di pinggir jalan bisa diarahkan untuk masuk ke sini saja, ini tempat sudah dibangun dengan dana yang besar tapi tidak maksimal," katanya.

Selama pemerintah masih membiarkan orang berdagang ikan di pinggir jalan maka pasar ikan ini akan tetap sepi dari pembeli.

"Ini pasar resmi tapi kenapa tidak mau digunaikan. Kami sudah berusaha dengan membuat papan nama agar orang tahu bahwa di sini ada jual ikan tapi karena lokasinya yang kurang terlihat dari jalan. Kami yang jual ikan di sini terpaksa harus memasukan ikan dalam cool box , kalau orang datang baru kita buka dan mereka pilih," katanya.

Tempat ikan Felaleo ini diresmikian oleh Walikota Kupang, Jonas Salean, SH, Msi pada tanggal 26 April 2014. (*)

" />

Laporan Wartawan Pos-Kupang, com, Hermina Pello

TRIBUN-VIDEO.COM. KUPANG - Penjual ikan yang berjualan ikan segar di Pasar Kuliner Ikan Felaleo semakin sedikit karena sepinya pembeli.

Saat ini hanya tinggal dua penjual ikan saja, tetapi untuk bakar ikan masih cukup banyak sekitar belasan.

Salah satu penjual ikan, ibu Hana yang ditemui di Pasar Ikan Felaleo, Minggu (8/1/2017) mengatakan saat ini hanya tersisa dua penjual ikan dan belasan orang yang memberikan jasa untuk bakar ikan.

"Sampai saat ini banyak yang tidak tahu kalau ini pasar ikan. Tempatnya tersembunyi di bagian dalam. Hanya orang yang sudah tahu saja yang mau datang ke sini, Yang jual ikan dua tiga orang saja kalau bakar masih belasan. Sebelum bangun bagus pasar ramai dengan penjual tapi setelah dibangin malah sepi tapi kami masih tetap bertahan karena kami ada langganan dan tidak mau mengecewakan langganan kami. Awalnya yang jualan di tempat ini sekitar 20an pedagang," ujarnya sambil menambahkan bahwa mereka tidak pernah tolak pedagang ikan dari luar pasir panjang agar tempat itu bisa lebih ramai.

Menurutnya, sudah berulang kali mereka menyampaikan hal ini kepada dewan tapi tidak ada perubahan.

"Kami juga sudah ajak para pedagang ikan di Kelapa Lima untuk masuk ke sini agar lebih ramai tapi mereka beralasan kalau jauh dari tempat mereka.

"Kami minta agar pedagang ikan yang berjualan di pinggir jalan bisa diarahkan untuk masuk ke sini saja, ini tempat sudah dibangun dengan dana yang besar tapi tidak maksimal," katanya.

Selama pemerintah masih membiarkan orang berdagang ikan di pinggir jalan maka pasar ikan ini akan tetap sepi dari pembeli.

"Ini pasar resmi tapi kenapa tidak mau digunaikan. Kami sudah berusaha dengan membuat papan nama agar orang tahu bahwa di sini ada jual ikan tapi karena lokasinya yang kurang terlihat dari jalan. Kami yang jual ikan di sini terpaksa harus memasukan ikan dalam cool box , kalau orang datang baru kita buka dan mereka pilih," katanya.

Tempat ikan Felaleo ini diresmikian oleh Walikota Kupang, Jonas Salean, SH, Msi pada tanggal 26 April 2014. (*)

" />

Laporan Wartawan Pos-Kupang, com, Hermina Pello

TRIBUN-VIDEO.COM. KUPANG - Penjual ikan yang berjualan ikan segar di Pasar Kuliner Ikan Felaleo semakin sedikit karena sepinya pembeli.

Saat ini hanya tinggal dua penjual ikan saja, tetapi untuk bakar ikan masih cukup banyak sekitar belasan.

Salah satu penjual ikan, ibu Hana yang ditemui di Pasar Ikan Felaleo, Minggu (8/1/2017) mengatakan saat ini hanya tersisa dua penjual ikan dan belasan orang yang memberikan jasa untuk bakar ikan.

"Sampai saat ini banyak yang tidak tahu kalau ini pasar ikan. Tempatnya tersembunyi di bagian dalam. Hanya orang yang sudah tahu saja yang mau datang ke sini, Yang jual ikan dua tiga orang saja kalau bakar masih belasan. Sebelum bangun bagus pasar ramai dengan penjual tapi setelah dibangin malah sepi tapi kami masih tetap bertahan karena kami ada langganan dan tidak mau mengecewakan langganan kami. Awalnya yang jualan di tempat ini sekitar 20an pedagang," ujarnya sambil menambahkan bahwa mereka tidak pernah tolak pedagang ikan dari luar pasir panjang agar tempat itu bisa lebih ramai.

Menurutnya, sudah berulang kali mereka menyampaikan hal ini kepada dewan tapi tidak ada perubahan.

"Kami juga sudah ajak para pedagang ikan di Kelapa Lima untuk masuk ke sini agar lebih ramai tapi mereka beralasan kalau jauh dari tempat mereka.

"Kami minta agar pedagang ikan yang berjualan di pinggir jalan bisa diarahkan untuk masuk ke sini saja, ini tempat sudah dibangun dengan dana yang besar tapi tidak maksimal," katanya.

Selama pemerintah masih membiarkan orang berdagang ikan di pinggir jalan maka pasar ikan ini akan tetap sepi dari pembeli.

"Ini pasar resmi tapi kenapa tidak mau digunaikan. Kami sudah berusaha dengan membuat papan nama agar orang tahu bahwa di sini ada jual ikan tapi karena lokasinya yang kurang terlihat dari jalan. Kami yang jual ikan di sini terpaksa harus memasukan ikan dalam cool box , kalau orang datang baru kita buka dan mereka pilih," katanya.

Tempat ikan Felaleo ini diresmikian oleh Walikota Kupang, Jonas Salean, SH, Msi pada tanggal 26 April 2014. (*)

" />