Pelaku diperkirakan terdiri dari dua orang. Pelaku pertama, seorang laki-laki, menerobos dengan memanjat gedung di samping KJRI dan melompat ke teras atas Gedung KJRI.

Setelah berada di Gedung KJRI, lalu pelaku membentangkan bendera Bintang Kejora.

Pelaku kedua, seorang perempuan, tidak masuk ke gedung, tetapi dia merekam momen pengibaran bendera Bintang Kejora tersebut.

Atas peristiwa tersebut, Indonesia telah menyampaikan protes kepada Pemerintah Australia dan meminta agar pelaku segera ditangkap.

Arrmanatha mengatakan, Pemerintah Australia memiliki tanggung jawab untuk melindungi perwakilan diplomatik dan konsuler yang ada di Australia.

Hal itu sesuai dengan Konvensi Wina tahun 1961 dan 1963 mengenai hubungan diplomatik dan konsuler.

"Pemerintah RI telah menyampaikan protes ke Pemerintah Australia dan meminta agar pelaku segera ditangkap dan dihukum secara tegas sesuai hukum yang berlaku," katanya.

Reporter: Kristian Erdianto. (*)

" />

Pelaku diperkirakan terdiri dari dua orang. Pelaku pertama, seorang laki-laki, menerobos dengan memanjat gedung di samping KJRI dan melompat ke teras atas Gedung KJRI.

Setelah berada di Gedung KJRI, lalu pelaku membentangkan bendera Bintang Kejora.

Pelaku kedua, seorang perempuan, tidak masuk ke gedung, tetapi dia merekam momen pengibaran bendera Bintang Kejora tersebut.

Atas peristiwa tersebut, Indonesia telah menyampaikan protes kepada Pemerintah Australia dan meminta agar pelaku segera ditangkap.

Arrmanatha mengatakan, Pemerintah Australia memiliki tanggung jawab untuk melindungi perwakilan diplomatik dan konsuler yang ada di Australia.

Hal itu sesuai dengan Konvensi Wina tahun 1961 dan 1963 mengenai hubungan diplomatik dan konsuler.

"Pemerintah RI telah menyampaikan protes ke Pemerintah Australia dan meminta agar pelaku segera ditangkap dan dihukum secara tegas sesuai hukum yang berlaku," katanya.

Reporter: Kristian Erdianto. (*)

" />

Pelaku diperkirakan terdiri dari dua orang. Pelaku pertama, seorang laki-laki, menerobos dengan memanjat gedung di samping KJRI dan melompat ke teras atas Gedung KJRI.

Setelah berada di Gedung KJRI, lalu pelaku membentangkan bendera Bintang Kejora.

Pelaku kedua, seorang perempuan, tidak masuk ke gedung, tetapi dia merekam momen pengibaran bendera Bintang Kejora tersebut.

Atas peristiwa tersebut, Indonesia telah menyampaikan protes kepada Pemerintah Australia dan meminta agar pelaku segera ditangkap.

Arrmanatha mengatakan, Pemerintah Australia memiliki tanggung jawab untuk melindungi perwakilan diplomatik dan konsuler yang ada di Australia.

Hal itu sesuai dengan Konvensi Wina tahun 1961 dan 1963 mengenai hubungan diplomatik dan konsuler.

"Pemerintah RI telah menyampaikan protes ke Pemerintah Australia dan meminta agar pelaku segera ditangkap dan dihukum secara tegas sesuai hukum yang berlaku," katanya.

Reporter: Kristian Erdianto. (*)

" />