"Mungkin Senin baru ramai," ucapnya lagi.

Di hari kerja biasa, Jara biasanya tak sebegitu lama parkir.

Paling lama 30 menit, sudah jalan lagi.

Namun pekan ini, rezeki belum menghampirinya.

"Biasa 30 penumpanglah per hari. Parkir di sini karena ramai. Tapi minggu ini, lima orang sudah banyak sekali itu. Para pegawai tak kelihatan," ujarnya.

Senada dikatakan Opo (39), pegendara bentor lainnya.

Kantor bupati maupun kantor SKPD lainnya memang sunyi.

Meski sudah hari kerja, banyak pegawai yang batang hidungnya tak muncul.

"Biasanya di kantor Capil banyak orang mengurus. Ini sunyi, sudah beberapa hari. Di kantor bupati juga. Di kantor-kantor lain juga sunyi. Mungkin nanti ramai hari Senin," ucapnya.

Seperti Jara, Opo juga per hari bisa dapat 30 penumpang.

Kalau para pegawai datang, seperti biasa.

Kali ini apes, seperti Jara, lima penumpang pun sudah banyak.

"Masih sedikit. Ini dari tadi belum jalan juga. Memang banyak PNS yang pake mobil. Tapi kalau hari biasa tetap banyak yang naik. Palingan mereka yang tinggal di Lolak sini," ucapnya.

Sunyinya Pemkab Bolmong berdampak pada para pengendara bentor.

Pendapatan mereka tak seperti biasa.

Sangat kurang, karena sedikit pegawai yang ngantor.

Pantauan Tribun Manado, kantor bupati memang sepi dari aktivitas.

Tak seperti hari biasa.

Ini sudah berlangsung sejak 3 Januari, hari pertama ngantor tahun ini.

Lobi kantor bupati yang biasanya ramai lalu lalang pegawai, hanya beberapa yang terlihat.

Pun dengan ruangan-ruangan di dalam.

Sepi, hanya beberapa pegawai yang terlihat di ruangan.

Lapangan parkir pun yang biasanya penuh, terlihat kosong.

Hanya ada beberapa mobil pelat merah yang terparkir, serta beberapa mobil pelat hitam dan motor.

Pemandangan yang sama terlihat di SKPD.

Sebut saja Capil yang biasanya ramai dengan warga yang mengurus berkas, kemarin tampak sepi.

Kantor lainnya juga demikian.

Deretan mobil yang biasanya diparkir di halaman kantor tak terlihat.

Di kantor Badan Ketahanan Pangan, tak satu pun mobil yang parkir di halaman kantor.

Salah seorang PNS Bolmong mengaku tak resah jika tak masuk minggu ini.

Karena menurutnya, belum ada pekerjaan yang mendesak untuk dilakukan.

"Memang tiap tahun begini. Awal-awal tahun memang sepi, banyak yang belum masuk. Ini sudah Kamis, saya nanti masuk Senin pekan depan," ujar PNS yang tinggal di Manado ini.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Zainudin Paputungan mengatakan tanggal 3 Januari sudah hari kerja.

Pegawai Negeri Sipil wajib masuk kantor.

"Apapun alasannya, sudah harus masuk. Di kantor-kantor tetap melakukan pelayanan. Tak ada yang namanya tutup," ujarnya.

Suasana memang sunyi, Zainudin menyebut PNS yang tak masuk kerja melanggar disiplin kerja.

Ada sanski disiplin pegawai.

"Yang pasti ini sudah hari kerja. Mereka yang tak masuk tentu ada sanskinya. Jika lima hari tak masuk berturut-turut, sanskinya tegas. Kami tetap jalannya kewajiban," pungkasnya.

Simak tayangan videonya di atas. (*)

" />

"Mungkin Senin baru ramai," ucapnya lagi.

Di hari kerja biasa, Jara biasanya tak sebegitu lama parkir.

Paling lama 30 menit, sudah jalan lagi.

Namun pekan ini, rezeki belum menghampirinya.

"Biasa 30 penumpanglah per hari. Parkir di sini karena ramai. Tapi minggu ini, lima orang sudah banyak sekali itu. Para pegawai tak kelihatan," ujarnya.

Senada dikatakan Opo (39), pegendara bentor lainnya.

Kantor bupati maupun kantor SKPD lainnya memang sunyi.

Meski sudah hari kerja, banyak pegawai yang batang hidungnya tak muncul.

"Biasanya di kantor Capil banyak orang mengurus. Ini sunyi, sudah beberapa hari. Di kantor bupati juga. Di kantor-kantor lain juga sunyi. Mungkin nanti ramai hari Senin," ucapnya.

Seperti Jara, Opo juga per hari bisa dapat 30 penumpang.

Kalau para pegawai datang, seperti biasa.

Kali ini apes, seperti Jara, lima penumpang pun sudah banyak.

"Masih sedikit. Ini dari tadi belum jalan juga. Memang banyak PNS yang pake mobil. Tapi kalau hari biasa tetap banyak yang naik. Palingan mereka yang tinggal di Lolak sini," ucapnya.

Sunyinya Pemkab Bolmong berdampak pada para pengendara bentor.

Pendapatan mereka tak seperti biasa.

Sangat kurang, karena sedikit pegawai yang ngantor.

Pantauan Tribun Manado, kantor bupati memang sepi dari aktivitas.

Tak seperti hari biasa.

Ini sudah berlangsung sejak 3 Januari, hari pertama ngantor tahun ini.

Lobi kantor bupati yang biasanya ramai lalu lalang pegawai, hanya beberapa yang terlihat.

Pun dengan ruangan-ruangan di dalam.

Sepi, hanya beberapa pegawai yang terlihat di ruangan.

Lapangan parkir pun yang biasanya penuh, terlihat kosong.

Hanya ada beberapa mobil pelat merah yang terparkir, serta beberapa mobil pelat hitam dan motor.

Pemandangan yang sama terlihat di SKPD.

Sebut saja Capil yang biasanya ramai dengan warga yang mengurus berkas, kemarin tampak sepi.

Kantor lainnya juga demikian.

Deretan mobil yang biasanya diparkir di halaman kantor tak terlihat.

Di kantor Badan Ketahanan Pangan, tak satu pun mobil yang parkir di halaman kantor.

Salah seorang PNS Bolmong mengaku tak resah jika tak masuk minggu ini.

Karena menurutnya, belum ada pekerjaan yang mendesak untuk dilakukan.

"Memang tiap tahun begini. Awal-awal tahun memang sepi, banyak yang belum masuk. Ini sudah Kamis, saya nanti masuk Senin pekan depan," ujar PNS yang tinggal di Manado ini.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Zainudin Paputungan mengatakan tanggal 3 Januari sudah hari kerja.

Pegawai Negeri Sipil wajib masuk kantor.

"Apapun alasannya, sudah harus masuk. Di kantor-kantor tetap melakukan pelayanan. Tak ada yang namanya tutup," ujarnya.

Suasana memang sunyi, Zainudin menyebut PNS yang tak masuk kerja melanggar disiplin kerja.

Ada sanski disiplin pegawai.

"Yang pasti ini sudah hari kerja. Mereka yang tak masuk tentu ada sanskinya. Jika lima hari tak masuk berturut-turut, sanskinya tegas. Kami tetap jalannya kewajiban," pungkasnya.

Simak tayangan videonya di atas. (*)

" />

"Mungkin Senin baru ramai," ucapnya lagi.

Di hari kerja biasa, Jara biasanya tak sebegitu lama parkir.

Paling lama 30 menit, sudah jalan lagi.

Namun pekan ini, rezeki belum menghampirinya.

"Biasa 30 penumpanglah per hari. Parkir di sini karena ramai. Tapi minggu ini, lima orang sudah banyak sekali itu. Para pegawai tak kelihatan," ujarnya.

Senada dikatakan Opo (39), pegendara bentor lainnya.

Kantor bupati maupun kantor SKPD lainnya memang sunyi.

Meski sudah hari kerja, banyak pegawai yang batang hidungnya tak muncul.

"Biasanya di kantor Capil banyak orang mengurus. Ini sunyi, sudah beberapa hari. Di kantor bupati juga. Di kantor-kantor lain juga sunyi. Mungkin nanti ramai hari Senin," ucapnya.

Seperti Jara, Opo juga per hari bisa dapat 30 penumpang.

Kalau para pegawai datang, seperti biasa.

Kali ini apes, seperti Jara, lima penumpang pun sudah banyak.

"Masih sedikit. Ini dari tadi belum jalan juga. Memang banyak PNS yang pake mobil. Tapi kalau hari biasa tetap banyak yang naik. Palingan mereka yang tinggal di Lolak sini," ucapnya.

Sunyinya Pemkab Bolmong berdampak pada para pengendara bentor.

Pendapatan mereka tak seperti biasa.

Sangat kurang, karena sedikit pegawai yang ngantor.

Pantauan Tribun Manado, kantor bupati memang sepi dari aktivitas.

Tak seperti hari biasa.

Ini sudah berlangsung sejak 3 Januari, hari pertama ngantor tahun ini.

Lobi kantor bupati yang biasanya ramai lalu lalang pegawai, hanya beberapa yang terlihat.

Pun dengan ruangan-ruangan di dalam.

Sepi, hanya beberapa pegawai yang terlihat di ruangan.

Lapangan parkir pun yang biasanya penuh, terlihat kosong.

Hanya ada beberapa mobil pelat merah yang terparkir, serta beberapa mobil pelat hitam dan motor.

Pemandangan yang sama terlihat di SKPD.

Sebut saja Capil yang biasanya ramai dengan warga yang mengurus berkas, kemarin tampak sepi.

Kantor lainnya juga demikian.

Deretan mobil yang biasanya diparkir di halaman kantor tak terlihat.

Di kantor Badan Ketahanan Pangan, tak satu pun mobil yang parkir di halaman kantor.

Salah seorang PNS Bolmong mengaku tak resah jika tak masuk minggu ini.

Karena menurutnya, belum ada pekerjaan yang mendesak untuk dilakukan.

"Memang tiap tahun begini. Awal-awal tahun memang sepi, banyak yang belum masuk. Ini sudah Kamis, saya nanti masuk Senin pekan depan," ujar PNS yang tinggal di Manado ini.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Zainudin Paputungan mengatakan tanggal 3 Januari sudah hari kerja.

Pegawai Negeri Sipil wajib masuk kantor.

"Apapun alasannya, sudah harus masuk. Di kantor-kantor tetap melakukan pelayanan. Tak ada yang namanya tutup," ujarnya.

Suasana memang sunyi, Zainudin menyebut PNS yang tak masuk kerja melanggar disiplin kerja.

Ada sanski disiplin pegawai.

"Yang pasti ini sudah hari kerja. Mereka yang tak masuk tentu ada sanskinya. Jika lima hari tak masuk berturut-turut, sanskinya tegas. Kami tetap jalannya kewajiban," pungkasnya.

Simak tayangan videonya di atas. (*)

" />