Laporan Wartawan Tribun Medan / Nikson Sihombing

TRIBUN-VIDEO.COM, MEDAN - Kantor Samsat Medan Utara, Jalan Putri Hijau dipadati oleh masyarakat yang ingin mengurus pergantian pelat nomor kendaraan, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Antrean panjang terlihat di berbagai pos pengurusan surat kendaraan, Kamis (5/1/2017)

Selain itu, banyak juga warga yang berdiri di meja untuk melengkapi berkas yang diperlukan. Lalu ketika berkas sudah lengkap maka peserta mengantre agar dapat mengantar berkasnya kepada petugas untuk tahap selanjutnya. 

Juni Gianto, salah seorang masyarakat yang mengurus surat kendaraan bermotor mengatakan biaya Badan Penerimaan Negara Bukan Pajak (BPNP) sebenarnya masih relatif terjangkau. Menurutnya harga tersebut tidak terlalu mahal.

" Menurut saya itu masih standar murah lah. Masih bisa dijangkau," ujarnya saat di Jalan Putri Hijau.

Namun ia berpendapat agar Pajak kendaraan tidak dinaikkan. Ia juga berharap agar pelayanan bagi masyarakat semakin ditingkatkan. 

Saat itu ia mengurus pergantian pelat BK. Ia menjelaskan untuk mengurus pelat BK tersebut ia mengurusnya sendiri. 

Ia sudah datang untuk mengurus pergantian pelat BK sejak pukul 08.30 WIB. Lalu siap pukul 13.30 WIB.(nik/tribun-medan.com)

" />

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nikson Sihombing

TRIBUN-VIDEO.COM, MEDAN - Kantor Samsat Medan Utara, Jalan Putri Hijau dipadati oleh masyarakat yang ingin mengurus pergantian pelat nomor kendaraan, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Antrean panjang terlihat di berbagai pos pengurusan surat kendaraan, Kamis (5/1/2017)

Selain itu, banyak juga warga yang berdiri di meja untuk melengkapi berkas yang diperlukan. Lalu ketika berkas sudah lengkap maka peserta mengantre agar dapat mengantar berkasnya kepada petugas untuk tahap selanjutnya. 

Juni Gianto, salah seorang masyarakat yang mengurus surat kendaraan bermotor mengatakan biaya Badan Penerimaan Negara Bukan Pajak (BPNP) sebenarnya masih relatif terjangkau. Menurutnya harga tersebut tidak terlalu mahal.

" Menurut saya itu masih standar murah lah. Masih bisa dijangkau," ujarnya saat di Jalan Putri Hijau.

Namun ia berpendapat agar Pajak kendaraan tidak dinaikkan. Ia juga berharap agar pelayanan bagi masyarakat semakin ditingkatkan. 

Saat itu ia mengurus pergantian pelat BK. Ia menjelaskan untuk mengurus pelat BK tersebut ia mengurusnya sendiri. 

Ia sudah datang untuk mengurus pergantian pelat BK sejak pukul 08.30 WIB. Lalu siap pukul 13.30 WIB.(nik/tribun-medan.com)

" />

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nikson Sihombing

TRIBUN-VIDEO.COM, MEDAN - Kantor Samsat Medan Utara, Jalan Putri Hijau dipadati oleh masyarakat yang ingin mengurus pergantian pelat nomor kendaraan, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Antrean panjang terlihat di berbagai pos pengurusan surat kendaraan, Kamis (5/1/2017)

Selain itu, banyak juga warga yang berdiri di meja untuk melengkapi berkas yang diperlukan. Lalu ketika berkas sudah lengkap maka peserta mengantre agar dapat mengantar berkasnya kepada petugas untuk tahap selanjutnya. 

Juni Gianto, salah seorang masyarakat yang mengurus surat kendaraan bermotor mengatakan biaya Badan Penerimaan Negara Bukan Pajak (BPNP) sebenarnya masih relatif terjangkau. Menurutnya harga tersebut tidak terlalu mahal.

" Menurut saya itu masih standar murah lah. Masih bisa dijangkau," ujarnya saat di Jalan Putri Hijau.

Namun ia berpendapat agar Pajak kendaraan tidak dinaikkan. Ia juga berharap agar pelayanan bagi masyarakat semakin ditingkatkan. 

Saat itu ia mengurus pergantian pelat BK. Ia menjelaskan untuk mengurus pelat BK tersebut ia mengurusnya sendiri. 

Ia sudah datang untuk mengurus pergantian pelat BK sejak pukul 08.30 WIB. Lalu siap pukul 13.30 WIB.(nik/tribun-medan.com)

" />