Sekelompok pemuda itu pun menjawab bahwa mereka sedang bekerja di pasar.

Namun melihat seperti ada yang di sembunyikan di kantong dan di pojokan dekat mereka duduk, Usmar pun menanyakan barang yang disembunyikan itu.

"Itu apaan yang di belakang," ujar Usmar.

Pemuda yang mengenakan topi berwarna biru itu pun mengeluarkan beberapa plastik dari kantong belakangnya.

Usmar pun sempat berbicara dengan sekelompok pemuda tersebut.

Namun beberapa pemuda lainnya malah kabur menghindar ke arah belakang pasar.

Orang nomer dua di Kota Bogor itu pun menanyakan pegghasilan dari pedagang plastik tersebut.

"Kalau sekali bawa 60 plastik di jual satu plastik Rp 1000, kadang laku semua tapi seringnya cuma dikit yang laku," ujar pedagang plastik kepada Usmar.

Saat akan meninggalkan para pedagang plastik, Usmar tampak merogoh kantong.

Ia pun mengeluarkan sejumlah uang dan diberikan kepada dua orang pedagang plastik tadi.

"Ini untuk jajan, bagi dua yah, yang tadi banyak malah kabur sih, bukan rezekinya berarti," ujar Usmar sembari tersenyum dan berjalan meninggalkan Pasar Bogor.

Dengan wajah berseri-seri pedagang plastik itu pun kegirangan dan langsung membagi dua uang yang tadi diberikan oleh Usmar.

"Alhamdulillah makasih pak," ucap pedagang plastik.(*)

" />

Sekelompok pemuda itu pun menjawab bahwa mereka sedang bekerja di pasar.

Namun melihat seperti ada yang di sembunyikan di kantong dan di pojokan dekat mereka duduk, Usmar pun menanyakan barang yang disembunyikan itu.

"Itu apaan yang di belakang," ujar Usmar.

Pemuda yang mengenakan topi berwarna biru itu pun mengeluarkan beberapa plastik dari kantong belakangnya.

Usmar pun sempat berbicara dengan sekelompok pemuda tersebut.

Namun beberapa pemuda lainnya malah kabur menghindar ke arah belakang pasar.

Orang nomer dua di Kota Bogor itu pun menanyakan pegghasilan dari pedagang plastik tersebut.

"Kalau sekali bawa 60 plastik di jual satu plastik Rp 1000, kadang laku semua tapi seringnya cuma dikit yang laku," ujar pedagang plastik kepada Usmar.

Saat akan meninggalkan para pedagang plastik, Usmar tampak merogoh kantong.

Ia pun mengeluarkan sejumlah uang dan diberikan kepada dua orang pedagang plastik tadi.

"Ini untuk jajan, bagi dua yah, yang tadi banyak malah kabur sih, bukan rezekinya berarti," ujar Usmar sembari tersenyum dan berjalan meninggalkan Pasar Bogor.

Dengan wajah berseri-seri pedagang plastik itu pun kegirangan dan langsung membagi dua uang yang tadi diberikan oleh Usmar.

"Alhamdulillah makasih pak," ucap pedagang plastik.(*)

" />

Sekelompok pemuda itu pun menjawab bahwa mereka sedang bekerja di pasar.

Namun melihat seperti ada yang di sembunyikan di kantong dan di pojokan dekat mereka duduk, Usmar pun menanyakan barang yang disembunyikan itu.

"Itu apaan yang di belakang," ujar Usmar.

Pemuda yang mengenakan topi berwarna biru itu pun mengeluarkan beberapa plastik dari kantong belakangnya.

Usmar pun sempat berbicara dengan sekelompok pemuda tersebut.

Namun beberapa pemuda lainnya malah kabur menghindar ke arah belakang pasar.

Orang nomer dua di Kota Bogor itu pun menanyakan pegghasilan dari pedagang plastik tersebut.

"Kalau sekali bawa 60 plastik di jual satu plastik Rp 1000, kadang laku semua tapi seringnya cuma dikit yang laku," ujar pedagang plastik kepada Usmar.

Saat akan meninggalkan para pedagang plastik, Usmar tampak merogoh kantong.

Ia pun mengeluarkan sejumlah uang dan diberikan kepada dua orang pedagang plastik tadi.

"Ini untuk jajan, bagi dua yah, yang tadi banyak malah kabur sih, bukan rezekinya berarti," ujar Usmar sembari tersenyum dan berjalan meninggalkan Pasar Bogor.

Dengan wajah berseri-seri pedagang plastik itu pun kegirangan dan langsung membagi dua uang yang tadi diberikan oleh Usmar.

"Alhamdulillah makasih pak," ucap pedagang plastik.(*)

" />