Biasanya, kata dia, Ramlan selalu ada di kontrakannya saat dirinya mengembalikan kunci angkot K11, hanya saja saat hari itu, Ramlan tidak berada di tempat.

Senin pagi, Ramlan juga menyempatkan diri untuk menarik angkot K11 hingga pukul 10.00 WIB setelahnya, Jaspen tidak mengerti keberadaan Ramlan.

"Senin pagi masih narik. Saya gantiin dia, kalau dia pergi siangnya atau sorenya, saya tidak tahu. Tapi setahu saya dia memang biasa nongkrong dulu di Terminal," kata dia.(*)

" />

Biasanya, kata dia, Ramlan selalu ada di kontrakannya saat dirinya mengembalikan kunci angkot K11, hanya saja saat hari itu, Ramlan tidak berada di tempat.

Senin pagi, Ramlan juga menyempatkan diri untuk menarik angkot K11 hingga pukul 10.00 WIB setelahnya, Jaspen tidak mengerti keberadaan Ramlan.

"Senin pagi masih narik. Saya gantiin dia, kalau dia pergi siangnya atau sorenya, saya tidak tahu. Tapi setahu saya dia memang biasa nongkrong dulu di Terminal," kata dia.(*)

" />

Biasanya, kata dia, Ramlan selalu ada di kontrakannya saat dirinya mengembalikan kunci angkot K11, hanya saja saat hari itu, Ramlan tidak berada di tempat.

Senin pagi, Ramlan juga menyempatkan diri untuk menarik angkot K11 hingga pukul 10.00 WIB setelahnya, Jaspen tidak mengerti keberadaan Ramlan.

"Senin pagi masih narik. Saya gantiin dia, kalau dia pergi siangnya atau sorenya, saya tidak tahu. Tapi setahu saya dia memang biasa nongkrong dulu di Terminal," kata dia.(*)

" />