Sebelumnya tanggal 29 Oktober lalu, Lucky melaporkan Nikita Mirzani atas dugaan penganiayaan dan pemukulan di klub malam.

Fahmi menjelaskan, laporan tersebut palsu lantaran Lucky akhirnya mengakui bahwa Nikita tak pernah memukulinya. 

Pengakuan Lucky tersebut terekam dalam transkrip percakapan lewat pesan Whatsapp dengan Nikita.

"Jadi ada komunikasi dengan Nikita, bahwa Lucky mengakui bahwa tidak terjadi suatu pemukulan yang dilakukan oleh Nikita. Semua ada buktinya," lanjut Fahmi.

Bermodalkan bukti tersebut, Nikita Mirzani pun mantap melaporkan balik Lucky atas dugaan pencemaran nama baik serta fitnah.

Lucky terancam dikenai hukum pidana dan Undang Undag Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

"Kita kenalan las antara KUHP Pidana dan pasal UU ITE, yang mami akan laporkan pasalnya pengaduan palsu dan pencemaran nama baik," pungkas Fahmi.(*)

 


Foto: Tribunnews/NurulHanna Didampin gi pengacaranya yakni Fahmi Bachmid, Nikita Mirzani kembali mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (23/12/2016).

" />

Sebelumnya tanggal 29 Oktober lalu, Lucky melaporkan Nikita Mirzani atas dugaan penganiayaan dan pemukulan di klub malam.

Fahmi menjelaskan, laporan tersebut palsu lantaran Lucky akhirnya mengakui bahwa Nikita tak pernah memukulinya. 

Pengakuan Lucky tersebut terekam dalam transkrip percakapan lewat pesan Whatsapp dengan Nikita.

"Jadi ada komunikasi dengan Nikita, bahwa Lucky mengakui bahwa tidak terjadi suatu pemukulan yang dilakukan oleh Nikita. Semua ada buktinya," lanjut Fahmi.

Bermodalkan bukti tersebut, Nikita Mirzani pun mantap melaporkan balik Lucky atas dugaan pencemaran nama baik serta fitnah.

Lucky terancam dikenai hukum pidana dan Undang Undag Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

"Kita kenalan las antara KUHP Pidana dan pasal UU ITE, yang mami akan laporkan pasalnya pengaduan palsu dan pencemaran nama baik," pungkas Fahmi.(*)

 


Foto: Tribunnews/NurulHanna Didampin gi pengacaranya yakni Fahmi Bachmid, Nikita Mirzani kembali mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (23/12/2016).

" />

Sebelumnya tanggal 29 Oktober lalu, Lucky melaporkan Nikita Mirzani atas dugaan penganiayaan dan pemukulan di klub malam.

Fahmi menjelaskan, laporan tersebut palsu lantaran Lucky akhirnya mengakui bahwa Nikita tak pernah memukulinya. 

Pengakuan Lucky tersebut terekam dalam transkrip percakapan lewat pesan Whatsapp dengan Nikita.

"Jadi ada komunikasi dengan Nikita, bahwa Lucky mengakui bahwa tidak terjadi suatu pemukulan yang dilakukan oleh Nikita. Semua ada buktinya," lanjut Fahmi.

Bermodalkan bukti tersebut, Nikita Mirzani pun mantap melaporkan balik Lucky atas dugaan pencemaran nama baik serta fitnah.

Lucky terancam dikenai hukum pidana dan Undang Undag Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

"Kita kenalan las antara KUHP Pidana dan pasal UU ITE, yang mami akan laporkan pasalnya pengaduan palsu dan pencemaran nama baik," pungkas Fahmi.(*)

 


Foto: Tribunnews/NurulHanna Didampin gi pengacaranya yakni Fahmi Bachmid, Nikita Mirzani kembali mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (23/12/2016).

" />