Rengga mengungkapkan tak butuh dana banyak agar terpilih menjadi Sangadi.

Dia telah bekerja dengan baik selama menjabat aparat desa.

"Saya tak andalkan uang. Kami dari keluarga tak mampu. Saya dapat dukungan masyarakat cukup besar," ungkapnya.

Dia pun akan merangkul empat kandidat dan pendukungnya untuk membangun desa.

"Kotabunan Selatan memiliki potensi pertanian dan perikanan. Itu yang akan saya berdayakan," tegasnya.

Bupati Boltim Sehan Landjar mengatakan pembangunan segala bidang harus dimulai dari desa.

Sehingga pemda memberikan perhatian agar unsur pemerintahan desa mampu berpatisipasi.

"Sangadi adalah perpanjangan tangan pemda, harus mampu melibatkan semua unsur dalam menentukan prioritas sektor dan potensi yang harus dikembangkan," tegasnya.

Sehan meminta sangadi untuk rutin melaksanakan rapat koordinasi dengan aparat desa.

Sebab ada sangadi yang diberhentikan tak pernah melakukan koordinasi.

"Manfaatkan kantor desa, sangadi harus menjadi koordinator," ucapnya.

Dia memberi waktu lima hari kepada mantan sangadi untuk melakukan serah terima kepada Sangadi yang dilantik.

"Kalau laporan tak sesuai pertanyakan, bila perlu tolak karena saudara akan mempertanggungjawabkan," tegasnya.

Dia mengingatkan pergantian aparat desa yang tak menjadi kewenangan sepenuhnya sangadi.

Aparat desa harus memiliki kemampuan.

"Kewenangan pemda untuk melaksanakan uji kompetensi aparat desa. Sangadi harus melakukan seleksi dan minimal dalam satu jabatan ada dua orang," bebernya.

Sehan meminta sangadi yang dilantik agar segera merangkul semua masyarakat agar bersatu dalam pembangunan desa.

"Saya harapkan para sangadi pulang dari sini, kumpul semua warga. Calon terpilih rekrut calon yang kalah jadi aparat desa," ungkapnya. (*)

" />

Rengga mengungkapkan tak butuh dana banyak agar terpilih menjadi Sangadi.

Dia telah bekerja dengan baik selama menjabat aparat desa.

"Saya tak andalkan uang. Kami dari keluarga tak mampu. Saya dapat dukungan masyarakat cukup besar," ungkapnya.

Dia pun akan merangkul empat kandidat dan pendukungnya untuk membangun desa.

"Kotabunan Selatan memiliki potensi pertanian dan perikanan. Itu yang akan saya berdayakan," tegasnya.

Bupati Boltim Sehan Landjar mengatakan pembangunan segala bidang harus dimulai dari desa.

Sehingga pemda memberikan perhatian agar unsur pemerintahan desa mampu berpatisipasi.

"Sangadi adalah perpanjangan tangan pemda, harus mampu melibatkan semua unsur dalam menentukan prioritas sektor dan potensi yang harus dikembangkan," tegasnya.

Sehan meminta sangadi untuk rutin melaksanakan rapat koordinasi dengan aparat desa.

Sebab ada sangadi yang diberhentikan tak pernah melakukan koordinasi.

"Manfaatkan kantor desa, sangadi harus menjadi koordinator," ucapnya.

Dia memberi waktu lima hari kepada mantan sangadi untuk melakukan serah terima kepada Sangadi yang dilantik.

"Kalau laporan tak sesuai pertanyakan, bila perlu tolak karena saudara akan mempertanggungjawabkan," tegasnya.

Dia mengingatkan pergantian aparat desa yang tak menjadi kewenangan sepenuhnya sangadi.

Aparat desa harus memiliki kemampuan.

"Kewenangan pemda untuk melaksanakan uji kompetensi aparat desa. Sangadi harus melakukan seleksi dan minimal dalam satu jabatan ada dua orang," bebernya.

Sehan meminta sangadi yang dilantik agar segera merangkul semua masyarakat agar bersatu dalam pembangunan desa.

"Saya harapkan para sangadi pulang dari sini, kumpul semua warga. Calon terpilih rekrut calon yang kalah jadi aparat desa," ungkapnya. (*)

" />

Rengga mengungkapkan tak butuh dana banyak agar terpilih menjadi Sangadi.

Dia telah bekerja dengan baik selama menjabat aparat desa.

"Saya tak andalkan uang. Kami dari keluarga tak mampu. Saya dapat dukungan masyarakat cukup besar," ungkapnya.

Dia pun akan merangkul empat kandidat dan pendukungnya untuk membangun desa.

"Kotabunan Selatan memiliki potensi pertanian dan perikanan. Itu yang akan saya berdayakan," tegasnya.

Bupati Boltim Sehan Landjar mengatakan pembangunan segala bidang harus dimulai dari desa.

Sehingga pemda memberikan perhatian agar unsur pemerintahan desa mampu berpatisipasi.

"Sangadi adalah perpanjangan tangan pemda, harus mampu melibatkan semua unsur dalam menentukan prioritas sektor dan potensi yang harus dikembangkan," tegasnya.

Sehan meminta sangadi untuk rutin melaksanakan rapat koordinasi dengan aparat desa.

Sebab ada sangadi yang diberhentikan tak pernah melakukan koordinasi.

"Manfaatkan kantor desa, sangadi harus menjadi koordinator," ucapnya.

Dia memberi waktu lima hari kepada mantan sangadi untuk melakukan serah terima kepada Sangadi yang dilantik.

"Kalau laporan tak sesuai pertanyakan, bila perlu tolak karena saudara akan mempertanggungjawabkan," tegasnya.

Dia mengingatkan pergantian aparat desa yang tak menjadi kewenangan sepenuhnya sangadi.

Aparat desa harus memiliki kemampuan.

"Kewenangan pemda untuk melaksanakan uji kompetensi aparat desa. Sangadi harus melakukan seleksi dan minimal dalam satu jabatan ada dua orang," bebernya.

Sehan meminta sangadi yang dilantik agar segera merangkul semua masyarakat agar bersatu dalam pembangunan desa.

"Saya harapkan para sangadi pulang dari sini, kumpul semua warga. Calon terpilih rekrut calon yang kalah jadi aparat desa," ungkapnya. (*)

" />