Dimana tas tersebut milik WNA asal Belanda atas nama Mark Aart dan dilaporkan hilang pagi tadi ke Polsek Ubud.

Berselang tidak lama atas laporan tersebut, pemilik warung I Ketut Suela menemukan tas ransel hitam di depan warungnya saat akan membuka warung miliknya.

Lalu dilaporkan ke Polsek terdekat, dari Polsek lalu dilanjutkan ke Polres selanjutnya dilakukan sterilisasi dan memanggil jibom Polda Bali.

"Setelah teman-teman jibom datang ke TKP sebanyak 10 orang anggota. Terus melakukan deteksi terhadap benda yang dicurigai tas ransel tersebut," tutur Kombespol Sudana.

Tas hitam tersebut pun dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Gianyar.

Dimana isi tas ransel hitam tersebut berisikan paspor, potongan kuku, dompet dan tusuk gigi.

Pemeriksaan saksi dan pendalaman mengenai temuan tersebut masih dilakukan hingga saat ini dilakukan di Polres Gianyar.(*)

" />

Dimana tas tersebut milik WNA asal Belanda atas nama Mark Aart dan dilaporkan hilang pagi tadi ke Polsek Ubud.

Berselang tidak lama atas laporan tersebut, pemilik warung I Ketut Suela menemukan tas ransel hitam di depan warungnya saat akan membuka warung miliknya.

Lalu dilaporkan ke Polsek terdekat, dari Polsek lalu dilanjutkan ke Polres selanjutnya dilakukan sterilisasi dan memanggil jibom Polda Bali.

"Setelah teman-teman jibom datang ke TKP sebanyak 10 orang anggota. Terus melakukan deteksi terhadap benda yang dicurigai tas ransel tersebut," tutur Kombespol Sudana.

Tas hitam tersebut pun dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Gianyar.

Dimana isi tas ransel hitam tersebut berisikan paspor, potongan kuku, dompet dan tusuk gigi.

Pemeriksaan saksi dan pendalaman mengenai temuan tersebut masih dilakukan hingga saat ini dilakukan di Polres Gianyar.(*)

" />

Dimana tas tersebut milik WNA asal Belanda atas nama Mark Aart dan dilaporkan hilang pagi tadi ke Polsek Ubud.

Berselang tidak lama atas laporan tersebut, pemilik warung I Ketut Suela menemukan tas ransel hitam di depan warungnya saat akan membuka warung miliknya.

Lalu dilaporkan ke Polsek terdekat, dari Polsek lalu dilanjutkan ke Polres selanjutnya dilakukan sterilisasi dan memanggil jibom Polda Bali.

"Setelah teman-teman jibom datang ke TKP sebanyak 10 orang anggota. Terus melakukan deteksi terhadap benda yang dicurigai tas ransel tersebut," tutur Kombespol Sudana.

Tas hitam tersebut pun dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Gianyar.

Dimana isi tas ransel hitam tersebut berisikan paspor, potongan kuku, dompet dan tusuk gigi.

Pemeriksaan saksi dan pendalaman mengenai temuan tersebut masih dilakukan hingga saat ini dilakukan di Polres Gianyar.(*)

" />