Srmentara itu Ketua Umum DPP Wahdah Islamiyah, KH Zaitun Rasmi yang juga Wakil Ketu GNPF juga menyerukan hal yang sama. "Kita akan terus menuntut, tidak akan berhenti karena kita kan mewakili puluhan bahkan ratusan juta umat muslimin, kita akan lakukan revolusi damai," kata dia.

Ia menuturkan, ada tiga spirit yang harus dijaga umat Islam pada kondisi seperti sekarang ini.

"Pertama, senantiasa membela kepentingan islam dan kepentingan bangsa dan negara, spirit selalu bersatu dan bersaudara, dan spirit perjuangan dengan damai," ujarnya.

Tabligh Akbar ini juga dihadiri Kapolda Sulsel Irjen Pol Muktiono, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, dan beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. (*)

" />

Srmentara itu Ketua Umum DPP Wahdah Islamiyah, KH Zaitun Rasmi yang juga Wakil Ketu GNPF juga menyerukan hal yang sama. "Kita akan terus menuntut, tidak akan berhenti karena kita kan mewakili puluhan bahkan ratusan juta umat muslimin, kita akan lakukan revolusi damai," kata dia.

Ia menuturkan, ada tiga spirit yang harus dijaga umat Islam pada kondisi seperti sekarang ini.

"Pertama, senantiasa membela kepentingan islam dan kepentingan bangsa dan negara, spirit selalu bersatu dan bersaudara, dan spirit perjuangan dengan damai," ujarnya.

Tabligh Akbar ini juga dihadiri Kapolda Sulsel Irjen Pol Muktiono, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, dan beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. (*)

" />

Srmentara itu Ketua Umum DPP Wahdah Islamiyah, KH Zaitun Rasmi yang juga Wakil Ketu GNPF juga menyerukan hal yang sama. "Kita akan terus menuntut, tidak akan berhenti karena kita kan mewakili puluhan bahkan ratusan juta umat muslimin, kita akan lakukan revolusi damai," kata dia.

Ia menuturkan, ada tiga spirit yang harus dijaga umat Islam pada kondisi seperti sekarang ini.

"Pertama, senantiasa membela kepentingan islam dan kepentingan bangsa dan negara, spirit selalu bersatu dan bersaudara, dan spirit perjuangan dengan damai," ujarnya.

Tabligh Akbar ini juga dihadiri Kapolda Sulsel Irjen Pol Muktiono, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, dan beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. (*)

" />