Dalam kegiatan ini terdapat sembilan jenis permainan yang diperlombakan.

Jenis permainan tersebut diantaranya adalah egrang, kelom batok, rorodaan, sorodot gaplok, gatrik, papancakan, gasing, bedil jepret, dan sumpit.

Syahlan menjelaskan lomba kaulinan urang sunda ini yang dinilai adalah tingkat kecepatan peserta dalam menyelesaikan permaianannya.

"Semua permainan ini mengandalkan kecepatan, siapa yang tercepat dia pemenangnya, jadi lomba ini mulai dari titik start, kemudian peserta harus memainkan permainan satu per satu yang telah disediakan hingga titik finish," jelasnya.

Syahlan pun berharap kegiatan yang hanya diselenggarakan satu hari ini dapat bermanfaat bagi perkembangan permainan tradisional yang ada di Jawa Barat, khususnya di Kota Bogor.

"Semoga permainan tradisional ini dapat terus dipertahankan jangan sampai hilang, dengan adanya kegiatan ini juga diharapkan bisa lebih memperkuat nilai-nilai sejarah dan tradisi sunda di Jawa Barat," pungkasnya.(*)

" />

Dalam kegiatan ini terdapat sembilan jenis permainan yang diperlombakan.

Jenis permainan tersebut diantaranya adalah egrang, kelom batok, rorodaan, sorodot gaplok, gatrik, papancakan, gasing, bedil jepret, dan sumpit.

Syahlan menjelaskan lomba kaulinan urang sunda ini yang dinilai adalah tingkat kecepatan peserta dalam menyelesaikan permaianannya.

"Semua permainan ini mengandalkan kecepatan, siapa yang tercepat dia pemenangnya, jadi lomba ini mulai dari titik start, kemudian peserta harus memainkan permainan satu per satu yang telah disediakan hingga titik finish," jelasnya.

Syahlan pun berharap kegiatan yang hanya diselenggarakan satu hari ini dapat bermanfaat bagi perkembangan permainan tradisional yang ada di Jawa Barat, khususnya di Kota Bogor.

"Semoga permainan tradisional ini dapat terus dipertahankan jangan sampai hilang, dengan adanya kegiatan ini juga diharapkan bisa lebih memperkuat nilai-nilai sejarah dan tradisi sunda di Jawa Barat," pungkasnya.(*)

" />

Dalam kegiatan ini terdapat sembilan jenis permainan yang diperlombakan.

Jenis permainan tersebut diantaranya adalah egrang, kelom batok, rorodaan, sorodot gaplok, gatrik, papancakan, gasing, bedil jepret, dan sumpit.

Syahlan menjelaskan lomba kaulinan urang sunda ini yang dinilai adalah tingkat kecepatan peserta dalam menyelesaikan permaianannya.

"Semua permainan ini mengandalkan kecepatan, siapa yang tercepat dia pemenangnya, jadi lomba ini mulai dari titik start, kemudian peserta harus memainkan permainan satu per satu yang telah disediakan hingga titik finish," jelasnya.

Syahlan pun berharap kegiatan yang hanya diselenggarakan satu hari ini dapat bermanfaat bagi perkembangan permainan tradisional yang ada di Jawa Barat, khususnya di Kota Bogor.

"Semoga permainan tradisional ini dapat terus dipertahankan jangan sampai hilang, dengan adanya kegiatan ini juga diharapkan bisa lebih memperkuat nilai-nilai sejarah dan tradisi sunda di Jawa Barat," pungkasnya.(*)

" />