Di era tahun 1970-an, saat liburan Jumat, banyak para santri Pondok Gontor yang datang dan ngandok di warung dawet Jabung ini.

Maklum, biasanya pada saat libur para santri Gontor diperbolehkan keluar dan banyak yang naik dokar untuk pergi ke Kota Ponorogo.

Kini warung Sumini juga tetap ramai dikunjungi warga Ponorogo atau warga luar Ponorogo, apa lagi saat hari Sabtu-Minggu atau liburan sekolah.

Sayang, lokasi parkir warung Bu Sumini sempit. Pengendara roda empat terpaksa harus mencari tempat parkir di tempat agak jauh.

Satu porsi dawet Jabung dijual Rp 3 ribu per mangkok. Menu pendampingnya adalah gorengan yang dibanderol Rp 750 per biji.

Yang khas dari dawet jabung adalah cendol kecil warna cokelat dan gempol (berupa bulatan putih seperti bakso yang terbuat dari beras).

Kalau dulu pemanis dawet jabung menggunakan deresan air aren, sekarang menggunakan gula Jawa. Tapi, cita rasa dawet jabung masih tetap sama. Anda ingin mencoba?(*)

 

" />

Di era tahun 1970-an, saat liburan Jumat, banyak para santri Pondok Gontor yang datang dan ngandok di warung dawet Jabung ini.

Maklum, biasanya pada saat libur para santri Gontor diperbolehkan keluar dan banyak yang naik dokar untuk pergi ke Kota Ponorogo.

Kini warung Sumini juga tetap ramai dikunjungi warga Ponorogo atau warga luar Ponorogo, apa lagi saat hari Sabtu-Minggu atau liburan sekolah.

Sayang, lokasi parkir warung Bu Sumini sempit. Pengendara roda empat terpaksa harus mencari tempat parkir di tempat agak jauh.

Satu porsi dawet Jabung dijual Rp 3 ribu per mangkok. Menu pendampingnya adalah gorengan yang dibanderol Rp 750 per biji.

Yang khas dari dawet jabung adalah cendol kecil warna cokelat dan gempol (berupa bulatan putih seperti bakso yang terbuat dari beras).

Kalau dulu pemanis dawet jabung menggunakan deresan air aren, sekarang menggunakan gula Jawa. Tapi, cita rasa dawet jabung masih tetap sama. Anda ingin mencoba?(*)

 

" />

Di era tahun 1970-an, saat liburan Jumat, banyak para santri Pondok Gontor yang datang dan ngandok di warung dawet Jabung ini.

Maklum, biasanya pada saat libur para santri Gontor diperbolehkan keluar dan banyak yang naik dokar untuk pergi ke Kota Ponorogo.

Kini warung Sumini juga tetap ramai dikunjungi warga Ponorogo atau warga luar Ponorogo, apa lagi saat hari Sabtu-Minggu atau liburan sekolah.

Sayang, lokasi parkir warung Bu Sumini sempit. Pengendara roda empat terpaksa harus mencari tempat parkir di tempat agak jauh.

Satu porsi dawet Jabung dijual Rp 3 ribu per mangkok. Menu pendampingnya adalah gorengan yang dibanderol Rp 750 per biji.

Yang khas dari dawet jabung adalah cendol kecil warna cokelat dan gempol (berupa bulatan putih seperti bakso yang terbuat dari beras).

Kalau dulu pemanis dawet jabung menggunakan deresan air aren, sekarang menggunakan gula Jawa. Tapi, cita rasa dawet jabung masih tetap sama. Anda ingin mencoba?(*)

 

" />