Sejumlah polisi dan polwan menirukan persis aksi anak SMA di Bus Challenge. Seorang polisi berbadan tambun pura-pura duduk menginjak pedal yang sebenarnya adalah ekrak sampah.

Aksi 14 polisi dan polwan di Polda Jateng di lorong gedung ini punya tujuan khusus yakni imbauan tentang kecepatan dalam UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 115.

https://www.instagram.com/p/BN_gURHg8pC/?taken-by=korlantas

Video ini diunggah akun Instagram @korlantas pada Rabu (14/12/2016) sore yang dibuat oleh Polisi di Subdit Dikyasa Ditlantas Polda Jateng.

"Video Parodi himbauan tentang "kecepatan" dalam Undang undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 115. Pengemudi kendaraan bermotor di jalan dilarang: mengemudikan kendaraan melebihi batas kecepatan paling tinggi yang diperbolehkan sebagaimana dimaksud Pasal 21 dan ata berbalapan dengan Kendaraan bermotor," tulis akun Instagram tersebut

Sekitar 12 polisi duduk di kursi memperagakan menjadi penumpang dan satu sopir.

Juga ada polisi dan seorang PNS yang berperan sebagai penjual minuman dan koran.

Pemeran sopir ada di kursi paling depan sambil melangkahi pengki yang solah-olah jadi perseneling bus.

Dalam video ini suara telolet juga disematkan dan suara para polisi dibuat samar sehingga terkesan lucu.

Saat sopir mulai dengan gerakan-gerakan ke kiri, ke kanan, hingga berputar-putar.

Para 'penumpang' di dalam 'bus' itu pun terdorong ke kanan, ke kiri, hingga terjungkang ke belakang.

Tak lama, polisi dan PNS yang membawa sebuah minuman dan koran.

Gerakan-gerakan mereka seakan-akan nyata, dan menggambarkan bagaimana keadaan bus di Indonesia. Sopir yang suka ngebut dan rem mendadak digambarkan dengan canda pada video ini.

"(aksi ini) Sebagai langkah preventif dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas," lanjut akun tersebut

Tulisan itu juga tersemat dalam video sesudah parodi Bus Challenge berakhir.

Baru satu jam video itu diunggah sudah disaksikan 4.707 kali dan mendapat 75 komentar dari netizen.

"Hahaha polisi polisi yg kreatif.." tulis @raditya_guntara
"Ga mau kalah sama yg muda muda," kata @sadhya_u.s (*)

" />

Sejumlah polisi dan polwan menirukan persis aksi anak SMA di Bus Challenge. Seorang polisi berbadan tambun pura-pura duduk menginjak pedal yang sebenarnya adalah ekrak sampah.

Aksi 14 polisi dan polwan di Polda Jateng di lorong gedung ini punya tujuan khusus yakni imbauan tentang kecepatan dalam UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 115.

https://www.instagram.com/p/BN_gURHg8pC/?taken-by=korlantas

Video ini diunggah akun Instagram @korlantas pada Rabu (14/12/2016) sore yang dibuat oleh Polisi di Subdit Dikyasa Ditlantas Polda Jateng.

"Video Parodi himbauan tentang "kecepatan" dalam Undang undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 115. Pengemudi kendaraan bermotor di jalan dilarang: mengemudikan kendaraan melebihi batas kecepatan paling tinggi yang diperbolehkan sebagaimana dimaksud Pasal 21 dan ata berbalapan dengan Kendaraan bermotor," tulis akun Instagram tersebut

Sekitar 12 polisi duduk di kursi memperagakan menjadi penumpang dan satu sopir.

Juga ada polisi dan seorang PNS yang berperan sebagai penjual minuman dan koran.

Pemeran sopir ada di kursi paling depan sambil melangkahi pengki yang solah-olah jadi perseneling bus.

Dalam video ini suara telolet juga disematkan dan suara para polisi dibuat samar sehingga terkesan lucu.

Saat sopir mulai dengan gerakan-gerakan ke kiri, ke kanan, hingga berputar-putar.

Para 'penumpang' di dalam 'bus' itu pun terdorong ke kanan, ke kiri, hingga terjungkang ke belakang.

Tak lama, polisi dan PNS yang membawa sebuah minuman dan koran.

Gerakan-gerakan mereka seakan-akan nyata, dan menggambarkan bagaimana keadaan bus di Indonesia. Sopir yang suka ngebut dan rem mendadak digambarkan dengan canda pada video ini.

"(aksi ini) Sebagai langkah preventif dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas," lanjut akun tersebut

Tulisan itu juga tersemat dalam video sesudah parodi Bus Challenge berakhir.

Baru satu jam video itu diunggah sudah disaksikan 4.707 kali dan mendapat 75 komentar dari netizen.

"Hahaha polisi polisi yg kreatif.." tulis @raditya_guntara
"Ga mau kalah sama yg muda muda," kata @sadhya_u.s (*)

" />

Sejumlah polisi dan polwan menirukan persis aksi anak SMA di Bus Challenge. Seorang polisi berbadan tambun pura-pura duduk menginjak pedal yang sebenarnya adalah ekrak sampah.

Aksi 14 polisi dan polwan di Polda Jateng di lorong gedung ini punya tujuan khusus yakni imbauan tentang kecepatan dalam UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 115.

https://www.instagram.com/p/BN_gURHg8pC/?taken-by=korlantas

Video ini diunggah akun Instagram @korlantas pada Rabu (14/12/2016) sore yang dibuat oleh Polisi di Subdit Dikyasa Ditlantas Polda Jateng.

"Video Parodi himbauan tentang "kecepatan" dalam Undang undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 115. Pengemudi kendaraan bermotor di jalan dilarang: mengemudikan kendaraan melebihi batas kecepatan paling tinggi yang diperbolehkan sebagaimana dimaksud Pasal 21 dan ata berbalapan dengan Kendaraan bermotor," tulis akun Instagram tersebut

Sekitar 12 polisi duduk di kursi memperagakan menjadi penumpang dan satu sopir.

Juga ada polisi dan seorang PNS yang berperan sebagai penjual minuman dan koran.

Pemeran sopir ada di kursi paling depan sambil melangkahi pengki yang solah-olah jadi perseneling bus.

Dalam video ini suara telolet juga disematkan dan suara para polisi dibuat samar sehingga terkesan lucu.

Saat sopir mulai dengan gerakan-gerakan ke kiri, ke kanan, hingga berputar-putar.

Para 'penumpang' di dalam 'bus' itu pun terdorong ke kanan, ke kiri, hingga terjungkang ke belakang.

Tak lama, polisi dan PNS yang membawa sebuah minuman dan koran.

Gerakan-gerakan mereka seakan-akan nyata, dan menggambarkan bagaimana keadaan bus di Indonesia. Sopir yang suka ngebut dan rem mendadak digambarkan dengan canda pada video ini.

"(aksi ini) Sebagai langkah preventif dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas," lanjut akun tersebut

Tulisan itu juga tersemat dalam video sesudah parodi Bus Challenge berakhir.

Baru satu jam video itu diunggah sudah disaksikan 4.707 kali dan mendapat 75 komentar dari netizen.

"Hahaha polisi polisi yg kreatif.." tulis @raditya_guntara
"Ga mau kalah sama yg muda muda," kata @sadhya_u.s (*)

" />