"Kalau dulu kita pakai koran dan lain-lain aksesnya terbatas, orang harus beli. Kalau ini (media sosial), bener-bener kita satu klik aja bisa nyampe puluhan ribu orang. Dan menurut saya itu sangat memudahkan," tutur Cornelio Sunny.

"Tapi di satu sisi ada kontranya juga, akses itu terlalu gampang didapat, jadi kita ngga tau, mana yang tertarik beneran?" tambah Cornelio Sunny.(*)

 

" />

"Kalau dulu kita pakai koran dan lain-lain aksesnya terbatas, orang harus beli. Kalau ini (media sosial), bener-bener kita satu klik aja bisa nyampe puluhan ribu orang. Dan menurut saya itu sangat memudahkan," tutur Cornelio Sunny.

"Tapi di satu sisi ada kontranya juga, akses itu terlalu gampang didapat, jadi kita ngga tau, mana yang tertarik beneran?" tambah Cornelio Sunny.(*)

 

" />

"Kalau dulu kita pakai koran dan lain-lain aksesnya terbatas, orang harus beli. Kalau ini (media sosial), bener-bener kita satu klik aja bisa nyampe puluhan ribu orang. Dan menurut saya itu sangat memudahkan," tutur Cornelio Sunny.

"Tapi di satu sisi ada kontranya juga, akses itu terlalu gampang didapat, jadi kita ngga tau, mana yang tertarik beneran?" tambah Cornelio Sunny.(*)

 

" />