Pantauan Tribunnews.com, acara yang mengundang ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta ini, hanya dihadiri oleh Anies Baswedan tanpa didampingi pasangannya, Sandiaga Uno.

Sedangkan kedua pasang lainnya tidak hadir dan hanya diwakilkan tim suksesnya.

Festival ini merupakan ajang untuk menyampaikan pesan pergulatan, perjuangan, dan harapan perempuan dari kalangan akar rumput di Jakarta.

Ibu-ibu dari berbagai wilayah di DKI Jakarta juga dikabarkan akan menghadiri festival tersebut.

"Acara ini diinisiasi dalam rangka mengkampanyekan problem-problem perempuan, terutama perempuan miskin yang ada di Jakarta, khususnya mereka yang selama ini sudah tergabung di dalam sekolah perempuan," kata Direktur KAPAL Perempuan, Misiyah.(*)
 
 

" />

Pantauan Tribunnews.com, acara yang mengundang ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta ini, hanya dihadiri oleh Anies Baswedan tanpa didampingi pasangannya, Sandiaga Uno.

Sedangkan kedua pasang lainnya tidak hadir dan hanya diwakilkan tim suksesnya.

Festival ini merupakan ajang untuk menyampaikan pesan pergulatan, perjuangan, dan harapan perempuan dari kalangan akar rumput di Jakarta.

Ibu-ibu dari berbagai wilayah di DKI Jakarta juga dikabarkan akan menghadiri festival tersebut.

"Acara ini diinisiasi dalam rangka mengkampanyekan problem-problem perempuan, terutama perempuan miskin yang ada di Jakarta, khususnya mereka yang selama ini sudah tergabung di dalam sekolah perempuan," kata Direktur KAPAL Perempuan, Misiyah.(*)
 
 

" />

Pantauan Tribunnews.com, acara yang mengundang ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta ini, hanya dihadiri oleh Anies Baswedan tanpa didampingi pasangannya, Sandiaga Uno.

Sedangkan kedua pasang lainnya tidak hadir dan hanya diwakilkan tim suksesnya.

Festival ini merupakan ajang untuk menyampaikan pesan pergulatan, perjuangan, dan harapan perempuan dari kalangan akar rumput di Jakarta.

Ibu-ibu dari berbagai wilayah di DKI Jakarta juga dikabarkan akan menghadiri festival tersebut.

"Acara ini diinisiasi dalam rangka mengkampanyekan problem-problem perempuan, terutama perempuan miskin yang ada di Jakarta, khususnya mereka yang selama ini sudah tergabung di dalam sekolah perempuan," kata Direktur KAPAL Perempuan, Misiyah.(*)
 
 

" />